Pengin Utang Cepet Lunas, Amalkan 3 Wasiat Ini
Pagi ini seneng banget.... Saya masih ada sisa hutang ke 90 investor. Nilainya beda-beda. Ada yang sisa Rp 30 juta, ada yang sisa Rp 102 juta, ada yang sisa Rp 6 juta, ada yang sisa Rp 300 juta, ada yang sisa Rp 50 juta dan seterusnya. Masih banyak koq. Tenang aja. Anda bukan orang yang paling menderita di dunia ini karena hutang. 😂
Sudah saatnya, ketika orang yang punya hutang ke kita,
diberikan solusi. Sama seperti pekerja2 di perusahaan ribawi yang kita ajak untuk
hijrah, tapi baiknya gak separuh jalan, tapi kita juga ajari usaha atau bahkan
rekomendasikan untuk gabung di usaha yang menurut kita sudah mapan.
Kebanyakan saya yakin, bukan mereka gak mau bergerak, karena
memang kondisinya yang belum memungkinkan.
Kayak nasehatnya mas Saptuari, bahwa ketika kita masih
terjerat riba, ada 3 hal yang bisa kita lakukan, sbb:
1) Amputasi
Segala hal yg terkait dengan hutang kita kepada rentenir,
bank dan leasing serta lembaga lain yang mensyaratkan untuk penambahan di
pinjaman yang kita lakukan, amputasi langsung. Jual barang atau aset apapun yang
kita punya. Rumah yang kita tinggali. Mobil yang kita pakai. Gedung yang kita punya
dan lain sebagainya. Jual langsung. Sikat, untuk melunasi semua pembiayaan
ribawi
2) Rawat inap
Kita list hutang yang kita punya, kemudian kita percepat
pelunasannya. Dari yang 15 tahun, kita nego untuk banyak pokok tambahanan sehingga
hutang kita berkurang jauh lebih cepat. Kalaupun memungkinkan, jual aset2 kecil
yang kita punya, kulkas, tv, ac, lemari, etalase dll sebagai tambahan pelunasan.
Akan lebih baik lagi ketika anda membuka pilar-pilar
income yang lain sebagai tambahan usaha, tambahan pemasukan. Mas Saptuari bercerita, saat
beliau berazzam melunasi hutang, beliau ikut affiliate bahkan hingga hari ini. Beliau juga membuka rumah makan tengkleng dan lain sebagainya. Sehingga dengan adanya alternatif pemasukan yang lain, sisa hutang di bank jauh lebih cepat
berkurang, karena kita bayar jauh lebih banyak ketimbang cicilan minimum setiap
bulannya.
3) Rawat Jalan
Di sini gak perlu untuk menjual aset yang kita punya. Intinya
di rawat jalan adalah tetep untuk mencicil bank sedikit demi sedikit sesuai
dengan skala bulanan yang kita punya. Tapi dari sisi niat, kita niatkan untuk
bertobat dan tidak lagi mengulangi untuk mengambil hutang di bank. Semoga dengan niat baik tersebut, Allah memberikan jalan kemudahan dalam membuka jalan
rezeki yang lain.
Saya udah jual rumah saya yang tetanggaan
sama Laudya Cintya Bella demi memilih bersama Allah di jalan tanpa riba. Aset
yang saya beli di Tanah Kusir senilai Rp 4 milyar juga sudah dilelang. Lalu 3 mobil dan
beberapa kendaraan kecil. termasuk laptop, gadget, kulas,lemari, ac, dan semua
yang bisa kami jual, ya kami jual. Semua demi memilih jalan pertobatan keluar
dari lingkaran riba.
Allah Maha Baik Gaes. Gak perlu menangisi ketika kita
harus pindah ke kontrakan. Saya pernah 3 kali pindah kontrakan karena di tempat yang
satu sudah gak kuat bayar. Kamu tahu kan kalo pindahan itu ribet banget.
Motor yang saya pake hari ini, juga motor kiriman dari
kampung, dipinjemin sama ibu. Kasian ngeliat anaknya gak punya motor. Sementara
yang istri saya pake, motor hadiah dari klien yang ngerasa dalam 3 bulan, omsetnya
naik 3 kali lipat.
Dalam masa sulit, justru kami percaya, di saat itulah kami
harus bersedekah. Akhirnya kami memilih untuk menyedekahkan dua kendaraan roda
dua dan satu kendaraan roda empat. Mudah2an ini jadi ajakan kebaikan bukan buat
gaya2an. Hal2 baik yang lain, masih banyak yang kami sembunyikan. Sama seperti hal2
buruk yang lain, masih Allah tutupi karena itu menjadi aib kami.
Tetep percaya gaes, Allah Maha Baik. Titik. Allah akan
senantiasa mengabulkan doa hamba Nya, selama hamba tersebut tidak terburu-buru untuk
minta dikabulkan.
Mari banyak bersholawat. Semoga sholawat kita
jadi wasilah kita mendapatkan syafaat dari Nabi kelak. Aamiin. Allahumma shali
'ala Muhammad
Aditya Nugroho
Akademi Pengusaha
klik bit.ly/CoachPartner

Komentar
Posting Komentar