Beratnya Perjalanan ke Masjid ?


Tahukah kamu wahai kaum lelaki...

Perjalanan terjauh dan terberat bagi seorang lelaki adalah perjalanan ke masjid...
Sebab banyak orang kaya tidak sanggup mengerjakannya...

Jangankan sehari lima waktu... 
Bahkan banyak pula yang seminggu sekalipun terlupa... 
Tidak kurang pula yang seumur hidup tidak pernah singgah kesana...

Perjalanan terjauh dan terberat adalah perjalanan ke masjid...
Karena orang cerdik dan pandai pun, sering tidak mampu menemukannya...
Walaupun mereka mampu mencari ilmu hingga ke Universiti di Eropa.. ataupun Amerika... 
Mudah melangkahkan kaki ke Jepang, Australia dan Korea... 
Dengan semangat yang membara...
Namun ke masjid tetap saja perjalanan yang tidak mampu mereka tempuh... 
Walau telah bergelar PhD...

Perjalanan terjauh dan terberat adalah perjalanan kee masjid...
Karena para pemuda kuat dan bertubuh sehat yang mampu menaklukan puncak Gunung Berapi... 
Pun sering mengeluh ketika diajak ke masjid... 
Alasan mereka pun bermacam-macam...
Ada yang berkata sebentar lagi... 
Ada yang beralasan tidak selesai dicap alim...

Perjalanan terjauh dan terberat adalah perjalanan ke masjid...
Maka berbahagialah dirimu wahai lelaki... 
Bila engkau telah terbiasa melangkahkan kaki ke masjid...
Kerana sejauh manapun engkau melangkahkan kaki... 
Tidak ada perjalanan yang paling membanggakan... 
Selain perjalananmu ke masjid...

Biar aku beritahu rahasia kepadamu... 
Hakikatnya perjalananmu ke masjid adalah perjalanan untuk bertemu Rabb mu...

Itulah perjalanan yang diajarkan oleh Nabi mu... 
Serta perjalanan yang akan membedakanmu dengan orang-orang yang lupa akan Rabb nya...

Perjalanan terjauh dan terberat adalah perjalanan ke masjid...
Maka lakukanlah walau engkau terpaksa merangkak dalam gelap Subuh demi mengenal Rabb mu...

Kalau kakimu tidak membawa mu ke masjid... 
Bagaimana ia akan membawa mu ke SURGA...??

Semoga bermanfaat...!!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ulama Kok Tidak Bisa Bahasa Arab?

Istri : Mahram Apa Bukan?

Ulama Dikenal Karena Tulisannya (Karya Ilmiah)