6 Langkah Bebas Hutang & Riba Menurut Saptuari



1. TAUBAT !!!!

Minta ampun sama Allah karena kita sudah berani berbuat riba. Shalat taubat 2 rakaat sesering mungkin. Bisa sesudah shalat fardhu maupun di waktu dhuha dan tahajut.

Pokoknya shalat taubat sebanyak-banyaknya, kejar ampunan Allah! Gak usah nyari solusi dulu, gak bakal ketemu. Kejar ampunan Allah agar pintu-pintu kemudahan Allah dibukakan! Kita memantaskan diri sebagai hamba yang penuh dosa dan minta belas kasih dari Tuhan yang menciptakan kita.


2. BERAZZAM

Artinya berniat dan bercita-cita dengan sangaaaaaattt sungguh-sungguh untuk bebas utang dan riba! Di level ini kalau niat itu begitu mantab, maka perasaan jijik pada utang itu sudah pada level jijik melihat babi dan khamar! Kan semua jelas-jelas diharamkan Allah, Tuhan yang punya langit dan bumi, maka pilihannya cuman satu kita taat dan patuh pada aturan itu!

Riba itu haram...baca saja di Al-Quran Surat Al Baqarah ayat 275.. masa' masih ngeyel pada aturan Allah?

Banyak orang yang testimoni mulai merasakan keajaiban di level ini, ketika sudah mantab meninggalkan riba, maka satu demi satu keajaiban datang. Ini seperti bukti dari hadist ini:

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Allah akan bersama (memberi pertolongan pada) orang yang berhutang (yang INGIN MELUNASI hutangnya) sampai dia melunasi hutang tersebut, selama hutang tersebut bukanlah sesuatu yang dilarang oleh Allah.”
[HR. Ibnu Majah no. 2400]


3. SIAP KEHILANGAN !!!!

Kehilangan apa? Kehilangan benda-benda yang selama ini membuat tersandera!

Jual aset, terutana aset hasil riba untuk melunasi hutang-hutang.
Punya motor? Jual aja..
Punya mobil? Jual aja..
Punya tanah? Jual aja..
Punya rumah? Jual aja..
Hasil penjualan 100% untuk bayar utang! Kalaupun nombok gak banyak-banyak amat laaah..

"Jual barang dan asset itu gak gampang mas? Susah cari pembeli! Berbulan-bulan iklan gak laku-laku juga!"

Hhmmm....pakai ilmu manusia sih! Pakai ilmunya Allah dong yang diajarkan Nabi!
Apa itu? SEDEKAH DI DEPAN!
Niatnya diganti, bukan begini:
"Kalau rumah saya laku, saya akan bersedekah 5 juta kepada anak-anak yatim!"

Tapi begini:
"Saya akan bersedekah 5 juta kepada anak-anak yatim, agar Allah ridho dan memberikan jalan keluar. Mengirimkan pembeli yang cocok yang akan membeli asset saya."

Tuh begitu... ada buktinya kalo itu manjur?
Sepanjang saya seminar "Kembali Ke Titik Nol" di berbagai kota, buanyak yang ngasih testimoni setelah asset mereka terjual setelah rutin ngasih makan anak-anak yatim dan dhuafa! Masak gak percaya sama ilmu yang diajarkan Nabi sih?


4. CARI PENDAPATAN LAIN YANG HALAL !!!

Sambil proses menjual asset, gak usah malu untuk ngobyek di luar jam kerja asal itu halal!

Mau jualan? Gak dilarang.. belajar jualan online, dari jilbab, flaskdisk, casing HP, sambel kemasan, madu, obat herbal, apapun itulah.. pokoknya asal halal ya sikat! Kumpulkan uangnya untuk membayar pokok utang!


5. UBAH GAYA HIDUP !!!

Gak usah gampang panasss ketika teman sekantor pada pamer limit kartu kredit, pamer mobil baru, pamer motor baru, pamer laptop baru, apalagi cuman HP baru... haaaalaah, makplenyik lah itu!
Pokoknya "madep mantep" utang lunas! Fokuuusss jangan gampang panas!


6. MINTA DOA ORANG TUA

Mereka yang melahirkan dan membesarkanmu, cium tangan bahkan kaki mereka agar Allah makin ridho.. minta doa dari mereka agar bisa makin kuat menghadapi jeratan utang itu.

Selanjutnya, mulailah hidup hemat dan tertib dalam mengelola keuangan keluarga. Yakin deh, ketika hati tenang, pikiran lapang, itu semua potensi diri dan kreativitas bakal keluarrrr!

Energi kebaikan akan berlipat-lipat, dan rezeki akan datang lagi lebih berkah dan lebih banyak...

Janji ALLAH:
"Barangsiapa berhijrah di jalan ALLAH, niscaya mereka mendapati di muka bumi ini tempat hijrah yang luas dan rezeki yang banyak.." [QS An Nisa:100]


Salam lunas !
@Saptuari

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ulama Kok Tidak Bisa Bahasa Arab?

Istri : Mahram Apa Bukan?

Ulama Dikenal Karena Tulisannya (Karya Ilmiah)